Buah Salak PONTAS di Kelurahan Ciakar Cibeureum Kota Tasikmalaya

Diantara kemajuan pembangunan kelurahan Ciakar dalam bidang pertanian adalah budidaya pertanian Salak Pontas. Brand yang muncul menjadi kelurahan sebagai Sentra Salak di Kota Tasikmalaya. Lalu perkembangannya bagi pembangunan wilayah bahwa Potensi Pertanian salak PONTAS (Pondoh Tasikmalaya) di Ciakar Cibeureum Kota Tasikmalaya senantiasa mengalami peningkatan.

Ciakar, adalah salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. disana terdapat potensi pertanian Salak PONTAS. Salak PONTAS (Pondoh Tasikmalaya) adalah jenis salak hasil persilangan dari salak pondoh sleman dan salak tasikmalaya. Dimana keunggulan dari salah pondoh sleman terdapat dari rasanya yang manis sedangkan salak tasik dari bentuknya yang besar sehingga salak PONTAS memiliki keunggulan rasa yang manis dengan bentuk yang besar.
Salak PONTAS ini mulai dibudidayakan oleh Kelompok Tani Mekar Jaya yang beralamat di Kp. Margamulya dan Sukasirna Kelurahan Ciakar Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya sejak tahun 2013. Luas pertanian salak PONTAS saat ini mencapai 43 hektar dan direncanakan akan terus diperluas mengingat potensi besar dari salak PONTAS ini. Dalam 1 hektar terdapat sekitar 2500 pohon, dalam jangka waktu 2 tahun sudah dapat berproduksi dengan rata-rata produksi perpohonnya dalam satu tahun mencapai 10 kg.

Menurut Ketua Gapoktan Kelurahan Ciakar, H. SOLEH SOMANTRI yang juga merupakan pelopor budidaya Salak PONTAS, direncanakan pada tahun 2015 sebagai Agrowisata akan dibangun benteng untuk luas area salak PONTAS seluas 5 hektar yang didalamnya terdapat rumah makan serta parkir kendaraan motor maupun mobil dimana para pengunjung dapat memetik sendiri untuk dikonsumsi para pengunjung, layaknya wisata agrowisata apel di Malang. Selama ini pemasaran salak PONTAS meliputi daerah Garut, Bandung, Majalengka, Sumedang, Bandung dan Jakarta, umumnya mereka datang ke lokasi. Serta beberapa rombongan dari Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya bahkan Malaysia pernah datang ke lokasi Budidaya Pertanian Salak PONTAS ini.

Pembangunan Inspastuktur Kelurahan Ciakar Tahun 2014

Info Kelurahan Ciakar Juni 2014 - Berbagai kegiatan masyarak saat ini sedang diselenggarakan khususnya yang terkait dengan pembangunan infrastruktur berupa jalan utama, jalan kecil, gang, gorong-gorong dan drainase. Masyarakat mengaku gembira atas hal ini kepada berbagai pihak khususnya Pemerintah Daerah yang telah memperhatikan kebutuhan umum ini. 

Sebelumnya keadaan jalan dan pengairan di kelurahan paling timur Kota Tasikmalaya ini cukup memprihatinakan. Berbagai ajuan permintaan pembangunan sebelumnya belum direalisasikan, dan baru di tahun 2014 khususnya pasca pemilihan umum kepala daerah di bulan April lalu akhirnya pemerintah merespon juga keinginan warga Ciakar Kecamatan Cibeureum ini. 

Secara serentak dilakukan perbaikan gorong-gorong di Kelurahan Ciakar yang pada asalnya kondisinya rusak, setelah itu kini ada peningkatan/perbaikan saluran air di jalur jalan Ciakar tidak terhambat lagi. Dalam perbaikan gorong-gorong tersebut antusias masyarakat bahu membahu dan bekerja sama dengan pihak jasa kontuksi demi terciptanya pembangunan daerah tersebut.

Menurut Ade salah satu warga Ciakar yang ikut serta dalam pekerjaannya merasakan kegembiraannya dikarenakan diwilayahnya minimal pembanguna tahap demi atap ada peningkatan. “Dirinya selaku warga Ciakar Pemerintah jangan sampai sebatas gorong-gorong yang diperbaiki tetapi peningkatan di bidang lainnya juga berharap terakomodir ditahun ini, karena masyarakat berharap kesejahteraan dapat ditingkatkan,” tutrnya.

Sementara dikatakan H. Soleh sebagai Ketua LPM Kelurahan Ciakar dirinya berharap perbaikan pengaspalan/Hot mix diwilayah segera terlealisasi, karena diperhatikan di kelurahan lain di Kecamatan Cibeureum ini jalannya sudah pada di hot mix, sedangkan Ciakar masih tetap yang dulu.

“Dirinya berharap pembangunan atau perbaikan di wilayahnya harus sesuai dengan kualitas yang baik, walaupun pengerjaannya sedikit tetapi kulitas baik bisa bertahan lama, dari pada pengerjaan banyak tetapi kualitasnya jelak atau cepat rusak itu tidak diharapkan,” terangnya sambil menunjukan lahan yang harus diperbaiki.

Sedangkan menurut Elan lurah Ciakar wilayahnya banyak potensi yang harus digali maupun yang sedang dikembangkan, dari mulai salak pondok, pengrajin samak, konveksi itu semua potensi-potensi yang terus di kembangkan lebih maju lagi.

“dirinya berharap dalam mengajukan program-program yang sedang dikerjakan di kelurahan Ciakar yang sekaligus memimpin keluarahan tersebut bisa terakomodir atau terlealisasi dari tahun ketahun kelurahan Ciakar terus maju dengan potensi yang ada, program pemerintah yang diberikan dan masyarakat Ciakar dapat menjalankan dengan baik ” pungkasnya.
Info suku cadang motor.

Petani Ciakar Mulai Menanam Salak Pondoh Tasik Sejak tahun 2003.

Berita Ciakar. Ketua Gapoktan Mekar Jaya II Soleh Somantri mengatakan para petani di Kelurahan Ciakar mulai menanam salak Pontas mulai tahun 2003.
Pada tahun 2003 itu, kata dia, tanaman salak baru mencapai 1 hektare. Pada tahun 2004 bertambah menjadi 2 hektare dan tahun 2005 ditambah 1 hektare.
“Sampai kini, sudah mencapai 75  hektare, 43 hektare di antaranya sudah ditanami salak Pontas dan baru 28 hektare yang sudah bisa menghasilkan,” katanya, Kamis (17/1).
Dia mengatakan pemasaran salah hasil produksi petani tidak mengalami kesulitan baik dalam kota maupun luar kota luar kota yang memesan dalam jumlah banyak.
Dia menyebutkan pembeli dari Dari Bengkulu yang dalam seminggu memesan 7 kuintal. “Dari daerah lain di Indonesia juga ada.”
Bahkan turis Malaysia pernah berkunjung ke kebun Salak Pontas dan membawa salak ke negeri jiran itu untuk mencoba apakah Salak Pontas bisa tahan lama atau tidak.
Dia menilai kelebihan salak Pontas bisa bertahan hingga 10 hari dan rasanya bisa lebih enak dibandingkan dengan baru dipetik.
“Sementara ini justru produksi masih sangat terbatas untuk memenuhi permintaan pasar. Bahkan memenuhi permintaan hajatan warga pun sering tidak kebagian,” katanya.
Menurut Soleh, bibit Salak Pontas berasal Sleman – Yogyakarta. Tetapi ia mengklaim kualitas bisa mengalahkan Salak Pondoh dari Sleman itu berkat rekayasa para petani di Tasikmalaya.
“Salah satu kelebihan Salak Pontas, yang makan salak tidak akan sakit perut meskipun belum makan nasi,” katanya.
Jumlah petani yang menanam Salak Pontas sebanyk 171 petani dari 2 kelompok tani.  Salak Pontas mulai tanam hingga menghasilkan buah memakan waktu 900 hari.
Dalam setahun dari 1 pohon salak bisa menghasilkan 10 kilogram.  Satu hektare bisa ditanami 2.500 pohon dengan perhitungan dalam setahun satu hektare lahan menghasilkan 25 ton buah.
Harga jual per kg pun cukup bagus, Rp2.500-Rp4.000 di tingkat petani. “Dengan dijadikannya agrowisata, para pengunjung bisa memetik langsung salak di sini sambil menikmati suasana alam. Kendalanya saat ini jalan  usaha tani jelek,” katanya.

Perbedaan Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Dalam Bahasa Inggris Masyarakat disebut dengan Society, asal katanya Socius yang berarti “kawan”. Kata “Masyarakat” pada asalnya berasal dari bahasa Arab, yaitu Syiek, artinya “bergaul”. Adanya saling bergaul ini tentu karena ada bentuk-bentuk akhiran hidup, yang bukan disebabkan oleh manusia sebagai pribadi melainkan oleh unsur-unsur kekuatan lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan.
Menurut R.Linton:Seorang ahli antropologi mengemukakan, bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga meraka ini dapat mengorganisasikan dirinya berfikir tentang dirinya dalam satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
Dari sekian banyaknya definisi masyarakat yang dikemukakan para ahli, semuanya menyimpulkan dengan sepakat bahwa masyarakat adalah:
  1.   Manusia yang hidup bersama.
  2.   Bercampur untuk waktu yang lama.
  3.   Mereka sadar bahwa mereka merupakan suatu kesatuan.
  4.   Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama.
Masyarakat Pedesaan (masyarakat tradisional)
Dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 disebutkan pengertian desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah, yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Adapun yang menjadi ciri-ciri masyarakat pedesaan diantaranya :
  • Di dalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila di bandingkan dengan masyarakat pedesaan lainya di luar batas-batas wilayahnya.
  • Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan.
  • Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.
  • Masyarakat tersebut homogen seperti dalam hal mata pencarian , agama, adat istiadat, dsb.
Masyarakat Perkotaan
Kota menurut definisi universal adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung berdasarkan ukuranya,kepadatan penduduk,kepentingan atau status hukum.
Beberapa definisi (secara etimologis) “kota”dalam bahasa lain yang agak tepat dengan pengertian ini, seperti dalam bahasa Cina, kota artinya dinding dan dalam bahasa Belanda kuno, tuiin, bisa berarti pagar. Jadi dengan demikian kota adalah batas.Selanjutnya masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community, Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupanya serta ciri-ciri kehidupanya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
Ada beberapa ciri yamg menonjol pada masyarakat kota.yaitu:
a. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
b. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung padaorang lain.
c. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
d. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota daripada warga desa.
e. Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan,menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan daripada factor pribadi.
f. Perubahan-perubahan social tampak dengan nyata di kota-kota,sebab masyarakat kota biasanya lebih terbuka dalam menerima hal-hal baru.
g. Jalan kehidupan cepat, faktor waktu sangat penting.

Perbedaan Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota
Ada beberapa ciri yang dapat digunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota.Antara lain sebagai berikut:
  • Kota memiliki penduduk yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan desa.
  • Lingkungan hidup di pedesaan sangat jauh berbeda dengan diperkotaan.Lingkungan pedesaan terasa lebih dekat dengan alam bebas,udaranya bersih,sinar matahari cukup dan lain sebagainya.Sedangkan dilingkungan perkotaan yang sebagian besar dilapisi beton dan aspal,bangunan-bangunan menjulang tinggi dan pemukiman yang padat.
  • Kegiatan utama penduduk desa berada di sector ekonomi primer yaitu bidang agraris(pertanian).
  • Corak kehidupan social di desa dapat dikatakan masih homogin(satu jenis),sebaliknya di kota sangat heterogin(beraneka ragam) karena disana saling bertemu berbagai suku bangsa,agama,kelompok dan masing-masing memiliki kepentingan yang berlainan.
  • Sistem pelapisan social di kota jauh lebih kompleks daripada di desa.
  • Mobilitas (kemampuan bergerak) social di kota jauh lebih besar daripada di desa.
  • Bila terjadi pertentangan,di usahakan untuk dirukunkan,karena memang prinsip kerukunan inilah yang menjiiwai hubungan sosial pada masyarakat pedesaan.
  • Jumlah angkatan kerja yang tidak mempunyai pekerjaan tetap di pedesaan jauh lebih besar daripada di perkotaan.

KOSPINWANCIK Koperasi Simpan Pinjam Warga Ciakar

Pada Tanggal 27 April 2011, bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Ciakar Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya membuka secara resmi Koperasi Simpan Pinjam Warga Ciakar, yang di hadiri oleh Muspika Kecamatan, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Adapun Visi dan Miasi Koperasi Simpan Pinjam Warga Ciakar adalah sebagai berikut :
Visi : "Turut Meningkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan masyarakat Kelurahan Ciakar Kecamatan   Cibeureum.
Misi : 
1. Menyediakan dan meningkatkan modal usaha ekonomi masyarakat
2. Membantu masyarakat miskin Kelurahan Ciakar untuk berusaha
3. Mempasilitasi dalam peningkatan usaha khusus usaha kecil dan menengah
4. Menjadikan lembaga "KOSPINWANCIK" sebagai bank masyarakat

Keunggulan KOSPINWANCIK ini adalah pada ketetapan pengembalian pinjaman dengan bunga yang ringan yang besarannya ditentukan melalui musyawarah masyarakat kelurahan itu sendiri, selain itu syarat untuk melakukan peminjaman dana KOSPINWANCIK tidaklah sulit. Untuk pinjaman dibawah 1 juta cukup dengan jaminan kartu keluarga dan tidak perlu jaminan lainnya, namun dengan catatan warga tersebut berdomisili dan bertempat tinggal di Ciakar serta memiliki Kartu Keluarga yang diterbitkan Kecamatan Cibeureum.
Dalam pelaksanaan kedepannya badan usaha masyarakat ini akan dikembangkan menjadi badan usaha milik Kelurahan yang kedepannya memiliki usaha yang lebih besar dan membantu masyarakat Kelurahan, terang ketua KOSPINWANCIK (H.Saleh) saat menyampaikan laporannya.

"Modal utama susksesnya KOSPINWANCIK yaitu kejujuran, tegas Walikota Tasikmalaya dalam sambutannya, Beliau pun berjanji akan memberi hadiah di berangkatkan Umroh bagi Pegawai kopersi yang berprestasi dan terbaik ."